Postingan

Segarnya Curug Madu, Doro, Kab. Pekalongan

Gambar
31 Desember 2017 kemarin, gue sama 3 temen gue memutuskan buat liburan akhir tahun ke salah satu objek wisata yang terkenaaaal banget di kota gue dan sekitarnya, yak Curug Madu. Dan cuma bermodal google maps yang uda disave offline :'v yak nekat aja. Dari rumah gue ke curug ini yaa jauh-jauh engga sih, sejam kurang dikit lah uda sampe sana. Kemarin gue berangkat ke sana sekitar jam 9 lebih lah, sampe sana belom ada jam 11. Fyi, rumah gue di Kota Pekalongan, sedangkan Curug Madu di Kabupaten Pekalongan. Dan karena gue kesananya pas akhir tahun berhubung akhir taun kemaren itu juga long weekend, sampailah kita di sana yang tadinya berharap dapet pemandangan kece abis, eh sampe sana cuma liat orang-orang berkerumun kek semut, duh pokoknya aga kecewa deh. Tapi gapapa sih, masih bisa main air kok,walaupun yaa, pas foto banyak yang gangguin :'  nyesek dah. Gapapa deh, abis dari Curug Madu itu kita mutusin buat jalan kaki ke bukit Gambaran, karena kebetulan uda termasuk paket tiket Cu...

Resensi Novel “Bad Romance”

Gambar
Resensi Novel “Bad Romance” Identitas Buku Judul Buku : Bad Romance Penulis Buku : Equita Millianda Penerbit Buku : Penerbit Pastel Books Kota Terbit : Bandung Cetakan : I Tebal Buku : 375 halaman ISBN : 978-602-0851-66-2 Sinopsis Novel Bad Romance Novel ini menceritakan lika liku kehidupan percintaan anak SMA seperti novel dengan genre teen fiction kebanyakan. Dalam novel ini, diceritakan seorang siswi SMA bernama Katya, siswi yang sebenernya standar-standar aja, ga cantik-cantik amat, ga pinter-pinter amat, bukan most wanted juga. Katya ini punya hobby ngerusuhin dan ngegagalin hobby bully dan hobby berantem sekaligus malak milik seorang cowok yang namanya Nathan. Di mana Nathan akan brantem/malak korbannya Katya akan sebisa mungkin mendatangi tempat itu buat ngegagalin rencana Nathan. Karena seringnya Katya menggagalkan rencananya, Nathan kesel sendiri dan sering curhat sama temen-temen se-genknya. Temen se-genk Nathan malah membuat taruhan dengan m...

Aku, kamu..

22.45 13 januari 2017 aku mulai menulis kata demi kata  sambil mengingat semuanya, s e m u a n y a hampir,.. mulai dari hari itu, hari pertama kali aku melihatmu waktu itu kita sama sama masih mengenakan putih biru dari jendela kelas, aku yang selalu mencarimu berharap tiap hari mendapat senyum darimu hingga... seorang teman baikku berkata "aku tau namanya" siapa? "orang yang selama ini kau lihat dari kaca jendela" oh ya? "aku dapat nomor hp nya, kamu bisa coba sms dia" iya, nanti kucoba hari demi hari berlalu akhirnya hari itu ku beranikan diriku masa bodoh dengan gender 'perempuan' ku 'hai, assalamualaikum' sore itu satu sms terkirim 'iya, waalaikumsalam' balasnya dari seberang taukah kamu, betapa histerisnya aku hari itu hanya karna sebaris balasan itu? hari berganti, terus seperti itu hingga orang lain memintaku menjadi 'seperti miliknya, tapi bukan miliknya...

kado 2016

Kalau kau bertanya Bagaimana keadaanku sekarang.. Aku masih seperti kekasihmu satu tahun lalu Masih mencintaimu Masih hampir tiap malam merindu Masih setia menunggu telponmu Masih mengingatmu Dan mungkin akan terus seperi itu.. Normalnya seseorang yang sudah berlumuran darah Tak akan lagi kembali mencari penyebab ia terluka Aku memang tak normal Mencari cari sosokmu diantara mesin penggilas Yang sewaktu waktu dapat menghancurkanku Mereka mungkin lebih menyukai kehangatan Lantas kenapa aku harus menginginkan balok es Seperti mu? Di sebuah halaman buku fiksi yang aku baca Kalimatnya berkata “cinta itu urusan langit” Lantas mengapa langit dengan tega Memasangkan api dan es Yang tidak mencairkan.. Dan justru menjadikan api itu padam Aku memang sudah tak waras Memeluk kaktus selama hampir satu tahun Bukankah kado terindahku tahun ini Adalah masih berdarah memeluk kaktus Masih tersayat ‘ cinta yang bahkan tak pernah kutau Sep...
Harusnya semua ini,  maksudku aku dan kamu bisa jadi happy ending kan? Kenapa harus sesakit ini untuk sebuah akhir? Aku mencoba berpindah, Tapi gabisa,. Aku ga pengen pindah Sekalipun kamu berulang kali ngusir aku Ku kira.. aku takkan seterpuruk ini.. Nyatanya... aku hampir kehilangan kewarasan karna mu Sebut saja ini lebay, melankolis atau apalah terserah Tapi memang seperti itu yang kurasakan Dan yang lebih membuat sakit, aku tidak 'pernah tau perasaanmu, apakah sama atau kau justru lebih bahagia..

Kita hanya butuh "koma" bukan "titik"

kadang waktu seperti mempermainkan kita mengecoh sampai-sampai kita berfikir terlalu jauh berfikir seharusnya "esok" kita  sudah tiada padahal esoknya menjelma rindu kadang keadaan mempersulit nyatanya kita lebih sulit sedikit cobaan banyak lelahnya sedikit memperbaiki banyak mengeluhnya kadang kita terlalu gegabah padahal semua bisa diluruskan pada akhirnya hanya ada penyesalan kadang yang kita butuh hanya koma bukan titik  yang akhirnya mengakhiri semuanya

Rindu..

Aku sakit, bahkan hanya untuk mengingatmu Aku lelah, bahkan hanya untuk merindukanmu Tak seperti dulu yang tiap hari selalu ada kamu Kini kamu hilang tak lagi disisiku Bisa apa diriku? Menahanmu disisiku? Maaf saja aku tak seegois itu Pergilah dengan tenang Ingatan lalu cukuplah kau kenang Jangan tiba tiba pulang Saat semua rasaku perlahan pudar menghilang Karna bangkit tak sekedar melupakan Bangkit butuh keikhlasan Maka jangan sesekali kembali Untuk memunculkan semua memori Cukuplah kau peluk lututmu sendiri Tanyakan pada angin disisi Pernahkah kau mencariku segetir ini?